Selasa, 08 Desember 2015

MATOH Alat Penyiang Gulma di TAMAS 2015

UNJUK KERJA MATOH POWER WEEDER DI TAMAS 2015, 3-5 NOV 2015



Pada awal bulan November 2015 tepatnya tanggal 3-5 November 2015 melalui bantuan dari Manajemen KOTRA. MATOH Power Weeder (alat penyiang gulma) diberikan kesempatan untuk ikut hadir berpartisipasi dan unjuk kebolehan pada acara TAMAS 2015 di Daejeon City Korea Selatan.

Pada kesempatan yang baik itu pihak Manajemen KOTRA juga memberikan kesempatan kepada semua Pabrikan/Manufacture di Korea untuk dapat menjajaki jalinan kerja sama bilamana MATOH Power Weeder dapat di produksi secara masal dengan system automatic manufacture di Korea.

Mereka mengakui tingkat efisensi dan kinerja dari MATOH Power Weeder sangat baik di lapangan, walaupun dengan cara perakitan yang sederhana. Untuk itu mereka tertarik untuk melakukan negosiasi kerjasama dengan bantuan Manajemen KOTRA.


Semoga segera dapat terwujud….Amin..Amin..YRA   




www.matohtech.com

Kamis, 09 Juli 2015

Automatic Weather Station (AWS)

http://metos.at/page/
Automatic Weather Stations (AWS)
http://metos.at/page/
tag: meteorologi, klimatologi, agrometeorologi, Sumber Daya Air, kualitas udara dan lingkungan, automatic weather station, aws, iklim, cuaca, lingkungan,air, udara
Merupakan peralatan pengendalian lingkungan yang memberikan seluruh data tentang kondisi lingkungan pada lahan/kebun, data tersebut disampaikan secara wireless kepada pengguna (user). Data tersebut bukan hanya berisi kondisi lahan dan lingkungan, tetapi dapat berisi kesehatan tanaman, kesehatan tanah, kesehatan buah/sayuran, ancaman serangga perusak dan atau jumlah hasil produksi tanaman lahan tersebut. Sehingga dengan mudah dapat diakumulasikan menjadi data hasil produksi pertanian wilayah dan secara nasional.... Selengkapnya tentang iMETOS...


http://metos.at/page/

http://metos.at/page/

http://www.indonetwork.co.id/toekang_keboen/5816181/automatic-weather-station-automatic-weather-station-for.htm


http://www.indonetwork.co.id/toekang_keboen/5816181/automatic-weather-station-automatic-weather-station-for.htm

Kamis, 13 Februari 2014

Geliat Produksi Padi Meningkat



GELIAT PRODUKSI PADI MENINGKAT



Peningkatan produksi budidaya tanaman padi dengan teknik Pengendalian Gulma berhasil diterapkan. Puluhan hektar sawah miliknya yang tadinya berproduksi rata-rata 6-7 ton perhektar kini mencapai 9.5 ton perhektar artinya naik 35%. Hal ini berpotensi membangkitkan semangat berbagi informasi keberhasilannya kepada teman-teman petani  di wilayahnya.
Rasa puas terpancar di raut wajah Kang Endin, 48 tahun seorang petani asal Lebak Propinsi Banten, ia tak menyangka lahan padinya kini bisa panen besar. Dari jumlah 15 Ha lahan yang dimilikinya 4 Ha menghasilkan 38 ton artinya rata-rata 9 ton perhektar. “Hasilnya jauh menggembirakan” ungkapnya.
Pria paruh baya tersebut mencoba teknik baru pengendalian hama terpadu yang telah ada dengan memadukan teknik pengendalian gulma secara mekanis, hasilnya luar biasa. Segera Kang Endin memperkenalkan alat tersebut ke teman-teman petani di daerahnya sambil bercerita keberhasilannya.
“Alat ini saya dapat dari si Karna (putra ke-1) katanya sedang iseng lihat di internet, kemudian dia mengajak “patungan” untuk membeli dan mencoba alat tersebut. Menurutnya bisa mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil produksi padi.

Ternyata yang di sarankan ‘si Karna’ itu benar, biasanya ‘ngarambet’ pake 6 orang perhektar sekarang cukup saya sendiri juga bisa dan selesai dalam 1 hari. Sudah tentu upah ‘ngarambet’ yang seharusnya dikeluarkan Rp 400,000/perhari untuk 6 orang bisa dihemat. Apalagi ‘ngarambet’ biasa dilakukan 4-5 kali sampai mau panen.
Kini sawahnya menjadi tumbuh sehat, jumlah anakan padinya juga tumbuh lebat karena tanahnya dapat pasokan udara yang cukup dan bersih bebas dari gangguan gulma (rumput) pengganggu. Kang Endin puas dan kini tertawa lebar, uji coba menggabungkan teknik PHT yang diterima dari penyuluh dan dikombinasikan dengan teknik pengendalian gulma mekanis berbuah manis.
“Alat ini (power weeder) saya beli dari Jakarta di PT. Lentera Kumala Megah”, ujar si Karna dengan bangga karena sudah membantu orang tuanya sambil menutup pembicaraan.   






tags: power weeder, alat penyiang gulma, mesin penyiang gulma, gulma, alat pertanian, mesin pertanian, mesin tepat guna